Dari wong cilik sampai penguasa

Apa kabar komik kita? terutama Bangor? Sudah lama tidak diapdet blog keluh kesah ini. Memang dari waktu yang kami perkirakan sebelumnya, seharusnya komik Bangor seri pertama sudah naik cetak. Apa mau dikata, target awal tidak tercapai, agak molor dengan adanya kesibukan lain masing-masing kami yang tidak bisa dihindarkan. Yah, komik ini sebenarnya sudah rampung dalam hal isi secara keseluruhan pada hari Sabtu kemarin. Versi dummy nya sudah bisa kita nikmati, wallpaper cover komik bisa dilihat di kertas dinding.

Sekarang dua minggu menjelang masuk percetakan  (Insya Allah awal Agustus),  tim Bangor sedang berjuang mendapatkan testimoni/komentar dari wong cilik sampai penguasa yang kami tawarkan untuk mengapresiasikan hasil karya sederhana ini. Mudah-mudahan kami berhasil dan mendapatkan respon positif sehingga semangat kami terpompa kembali untuk melanjutkan edisi-edisi selanjutnya, amin. Testimoni ini nantinya bakal kami cantumkan di bagian depan dan belakang cover, agar semua pembaca bisa menilai sendiri bagaimana reaksi berbagai kalangan yang telah membaca komik ini.

.day.

One Response

  1. wah, Bangor-nya mau dibikin versi baru toh, cetak ulang mulai edisi #1.. keren2… ^^

    yg versi B/W aja aku udah suka bgt bacanya..
    semoga yg versi colourful ini juga tetep, atau bahkan lebih, mantep ya..
    soalnya kan kalo komik berwarna tuh suka kehilangan jiwa ‘indie’-nya..

    tapi yg paling penting dari Bangor bukan gambarnya kok.. (lah tapi kalo ga ada gambarnya, bukan komik atuh? :p)
    critanya itu loh… penuh curhatan pribadi sang penulis. itu yg bikin lebih realistis dan lekat di hati pembaca… ;)

    betul, Bangor mau dicetak lagi dari seri pertama tapi tetap versi hitam putih kok, kecuali covernya pastinya. Mungkin kalau ada kesempatan suatu saat nanti, Bangor akan terbit dalam versi berwarnanya. Mohon dukungan dan do’anya :)

Leave a Reply